RSS Feed

Kenyang Bali vs Kenyang Jawa

Kemanapun traveling-nya jangan lupa kenali budaya setempat termasuk bahasanya karena ada banyak hal menarik dan mengejutkan.

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman traveling ke Bali. Saya belajar beberapa kata yang sebetulnya cara pengucapnnya sama persis dengan kata-kata dalam bahasa Indonesia atau bahasa Sunda tapi punya arti yang jauh berbeda dan bahkan kalau kita ngomong kenceng-kenceng bisa-bisa kita dipelototin, disemprot, atau diketawain orang Bali atau sebaliknya.

  • Beli

Kata yang satu ini berarti abang/mas/akang di Bali.

  • Bemo

Coba kalau saya tanya, “apa yang terbayang kalau saya bilang sebuah benda bernama BEMO?” Pasti kendaraan roda tiga yang bagian depannya mancung kayak idung 🙂

Sama! Saya pun bertahun-tahun liat bemo di Bandung, ya, selalu penampakannya kendaraan umum berhidung kayak bajaj di Jakarta dan beroda tiga.

Waktu pertama ke Bali, tahun 1997, saya dan tiga orang teman ceritanya udah kecapean jalan kaki dan bertanyalah gimana caranya kalau ke tujuan kami dengan kendaraan umum.

Seorang bapak lalu bilang, “gampang kok kalau mau ke situ … Tinggal pake bemo. Bemonya nanti lewat sini!”

Dan kami pun dengan senangnya nunggu penampakan si bemo roda tiga.

Semenit, lima menit, 15 menit, 30 menit berlalu dan si bemo kagak nongol-nongol. Kami pun mulai hak sabar. Dengan keselnya saya mengumpat, “sialan si Bapak! Ngerjain nih. Mana bemonya kaga nongol-nongol!”

Sampai akhirnya kita sadar, jangan-jangan bemo di Bali yang dimaksud oleh di bapak yang ngasih petunjuk itu ternyata angkutan umum yang dari tadi lalu lalang, istilahnya kalau di Bandung disebutnya angkot.

Lalu saya tanya lagi sama orang yang sama apakah bemo yang dimaksud adalah angkot yang dari tadi wara-wiri di depan idung kita?

“Iya, itu dah bemonya. Kenapa gak naek-naek?” Kata si bapak.

Ya elaaaaah, bilang kek daritadi kalo bemo di Bali kaga ada idungnya!

  • Kenyang

Nah, kata yang satu ini jangan pernah diucapkan keras-keras apalagi di depan umum.

Kalo kita keceplosan bilang ‘kenyang’ apalagi dengan volume suara keras, pasti orang Bali akan mendadak berhenti dari aktifitas mereka, hening sampai salah seorang di antara mereka nanya, “kenyang Bali apa kenyang Jawa?”

Lho, emang apa bedanya? Bedaaaaa banget. Dan fatal bedanya.

Karena kenyang dalam bahasa Bali berarti ‘KONAK’. Iya, konak yang itu … “Anu” nya ngaceng/berdiri a.k.a ereksi!


  • Cicing

Nih, satu kata yang pasti selalu ada dalam keseharian orang Sunda, terutama kalau ada orang yang berisik atau gak mau diem, “CICING!” Artinya diam!

Dan kalau bilang kata cicing apalagi sambil teriak ke orang Bali, bisa fatal akibatnya. Bisa diajak berantem sama mereka karena cicing dalam bahasa Bali berarti ANJING.

  • Kenceng

“Beli, kalau mau ke Kuta gimana?” Tanya saya satu waktu ke seorang abang-abang (abang dalam bahasa Bali disebut beli).

“Di lampu merah depan kenceng aja!”

Hah? Kenceng? Dia nyuruh saya jalanin motor saya yang kenceng? Gak salah denger tuh?

Oalaaah, ternyata di Bali kenceng artinya lurus toh

  • Ngaceng

Nah, kata yang satu ini saya dapetin waktu kerja mimpin rombongan dari Jakarta yang kebanyakan pesertanya ibu-ibu. Ceritanya waktu itu baru beres makan siang. Saya iseng nanya ke tour guide  di depan para tamu, Beli, kalau bahasa Bali-nya ‘ibu gimana makannya enak?’, apa?”

Lalu dijawablah dengan jawaban yang bikin saya kaget. Gimana nggak kaget, jawabannya yang saya denger pokonya berkonotasi porno banget, neh, kayak begini, “ME**K, GIMANA NGACENGNYA ENAK?” Kenceng pula ngomongnya si abang guide.

Ternyata MEME’ (tanpa hurup K di belakang tapi dibaca seperti kita baca Kakek dimana hurup K nya nggak dibaca) berarti ibu, sementara NGAJENG (dibaca seperti baca ngaceng) artinya makan.

Nggak lagi-lagi deh nanya yang sama ke ibu-ibu. Takut ada yang nggak mudeng terus digamparlah sayah!


~~~

Anyway, saya yakin di berbagai daerah di Indonesia bahkan di dunia, ada kata -kata  yang pengucapnnya sama  dengan kata-kata dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa daerahmu tapi artinya beda. Feel free to share.

Iklan

About ceritaidfi

a shy guy who used to dream of becoming a world celebrity but then realized that exploring the world and sharing his stories and his smile to the world are so much more fun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: