RSS Feed

Camping on The Beach. Part 3: DORA+DORI!

Posted on
 
 
Mau tau oleh-oleh apa yang gue bawa dari trip ke Pulau Tidung tanggal 23-24 April 2011 kemarin?
 
 
eeee ade ketupat nyungsep ke pantai
 
kemasan minyak goreng … ih pasti abis masak-masak di pantai ya?  atau jangan-jangan buat NGURUT?
 
 
 
ada yang butuh sepatu olahraga gan?
 
arggggggh! kok banyak sampah yah? poto sampah-sampah di atas berasal dari Pulau Tidung Kecil. Kalau Tidung Besar gimana? Jangan ditanya kotornya kayak gimana karena beberapa bagian di Tidung Besar terdapat tumpukan-tumpukan sampah yagn menggunung dan bau. Bukan saja kebiasaan penduduk atau wisatawan yang suka buang sampah sembarangan mengingat fasilitas tempat sampah yang boleh dibilang minim di kedua pulau ini tapi masalah utama adalah sampah kiriman. Hah sampah kiriman? Kok gak ada kerjaan ya ngirim-ngirim sampah? Darimana? Ya mana lagi kaalu bukan dari ibukota tercinta JAKARTA.
 
Duh! Padahal pulau Tidung sebagai salah satu wilayah administratif DKI Jakarta yang panjangnya gak sampai 5 km dan lebarnya hanya sekitar 200 meter ini aslinya cantik sekali.
 
nyiur melambai di Pulau Tidung nan indah permai

Lihatlah nyiur melambai di pantai Pulau Tidung nan indah permai dengan riak air laut yang tenang berwarna biru terang. Cantik kan?

 
 
Oh liat! Jembatan kayu penghubung Tidung Besar dan Tidung Kecil berdiri di atas laut dangkal dengan warna air yang hijau bening. Sayang sekarang kondisi jembatannya memprihatinkan karena kayunya lapuk dan banyak lubang disana sini yang membuat para wisatawan harus ekstra hati-hati supaya gak kejeblos. Shelter gazebo dengan atap berwarna putih yang tampak di foto pun sekarang tinggal puing-puing karena sudah roboh diterjang angin badai.
 
Jembatan yang rapuh mudah-mudahan segera diperbaiki.
 
Sampah yang berlabuh akankah terus menambah keruh beningnya air laut yang membuat hati teduh?
 
Ataukah kita harus menunggu hingga pulau ini semakin kumuh?
 

Jika pantai penuh oleh sampah seperti ini apakah kamu masih mau bermain-main ke P. Tidung?

 
 
Ataukah kita harus terus mengeluh?
 
Mana pernah nyangka kan kalau ternyata si sampah juga memiliki jiwa adventur yang tinggi buktinya dia melanglang buana menyebrangi lautan hingga bisa sampai ke Tidung dan mungkin pulau-pulau lain di negeri tercinta ini, seperti boneka Dora jauh-jauh mengarungi lautan hanya demi bertemu DORI (sendal jepit oranye yang mungkin pemiliknya bernama Dori karena terpahat nama tersebut di sendalnya) di pulau Tidung.
 

DORA+DORI

 
Yuk mari kita tunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dengan TIDAK BUANG SAMPAH SEMBARANGAN! Supaya kita masih bisa tetap tersenyum dan melompat gembira menikmati lukisan alam di Pulau Tidung.
 
 
KEEP TIDUNG BEAUTIFUL EUY!
 
 
 
 
 
Iklan

About ceritaidfi

a shy guy who used to dream of becoming a world celebrity but then realized that exploring the world and sharing his stories and his smile to the world are so much more fun.

2 responses »

  1. Wah serius nih pulau tidung sekarang jadi jelek gini.. padahal rencana taun depan pgn photo shoot disana. jadi males deh

    Balas
    • sebenernya not bad sih pulau tidung ini masih banyak area dengan pasir putih yg landai dan area yg bersihnya dengan air laut yg ijo bening juga masih banyak cuma di area2 tertentu emang banyak sampahnya.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: