RSS Feed

Berpetualang Bersama Sahabat (part 6: Travelers vs Communities)

Eits jangan meremehkan Labuan Bajo karena meskipun secara struktur/infrasturktur kota tampak seperti gadis remaja gak bisa dandan tapi ada banyak hal yang bisa banget kita lakuin disana.

GAUL. Iya bo emangnya gaul Cuma bisa di ibukota, kelayapan kesana kemari, say hai sana sini sama temen-temen gaul yang ketemu di mall serasa selebrity ketemu fans, di Labuan bajo juga bisa banget. Jadi inget prinsip yang diusung http://www.couchsurfing.orgmaking connections between travelers and the communities they visit”. Membentuk sebuah hubungan antara traveler dengan komunitas yang dikunjungi. Setuju banget.

Dengan berkenalan dengan Bule-bule, nelayan, ngobrol sama tukang bakso, menyapa ibu-ibu yang sedang mengasuh anaknya di pinggir pelabuhan, ternyata bikin kunjungan di labuan Bajo ini tambah berkesan saking akrabnya sama penduduk setempat tau-tau udah cekakak-cekikik ngegosip sama ibu-ibu, main cilukba sama anak-anak, biarpun ibu-ibu dan anak-anak itu ngatain gue MR. Bean tapi aku jatuh hati sama mereka. Mereka semua tulus.

Berkat berakrab-akrab dan ngerumpi sama bule-bule, nelayan dan ibu-ibu, kita bisa dapet salah satu hal yang sangat berharga bagi para traveler yang kurang punya panduan dan males baca guide book macam gue, informasi. Ya dari merekalah kita dapat informasi the best way to enjoy Labuan Bajo dan sekitarnya, gimana caranya dapetin boat buat nyeberang ke pulau-pulau mungil berpantai putih bersih, berair laut bening, dengan pemandangan bawah laut yang memesona, seperti pulau Bidadari, pulau Seraya, pulau Kawana yang semuanya tersebar dekat dari Labuan Bajo.

zam menelusuri pantai Pede, labuan Bajo yang damai

menelusuri kampung nelayan

Cuma sayang gue, Zam, dan John ga punya banyak waktu untuk bisa island hopping dan lagian cuaca berangin bikin keder para nelayan buat nyeberang. Jadi akhirnya berkat informasi dari penduduk lokal kita memutuskan untuk beachstrolling saja sepanjang pantai pede yang berpasir putih lanjut menelusuri pinggir pantai berkarang hingga tiba di pelataran belakang hotel Jayakarta. Ngopi sebentar di hotel Jayakarta lalu pulang pakai Ojek dari gerbang depan hotel Jayakarta.

Kita bertiga sempet mati gaya saat nunggu ojek yang gak nongol-nongol. Pada molor kali ni orang-orang. Bisa jadi sih molor atau istirahat mengingat kita berada di labuan bajo saat hari libur natal. Tapi kalau lagi traveling inget prinsip “jangan mati akal” maka dengan modal suara merdu bak tarzan gue nekad tereak “OJEKKKKKK DIMANA KAUUUUU?” simsalabim abrakadabra ga tau emang suara gue mengandung ajian (ajian serat jiwa macam ilmu kanuragan bramakumbara), gak tau kebeneran atau emang lagi tidur dan kebangun gara-gara suara nyaring cempreng gue akhirnya nongol juga tuh ojek.

 Tapi yang muncul satu. Nah kita bertiga. Gak mungkin nekad akrobat naik ojek ber-4 Mana si Jon badannya segede kebo.

 “Bang cari bala bantuan…dua ojek lagi bang segera ya”. Berasa manggil ojek di Mampang pake manggil “BANG” segala.

Dalam itungan dua menit aja udah muncul dua biker tambahan. Para tukang ojek itu sempet keder begitu ngeliat salah satu penumpangnya segede gaban.

 “Bang naik ojek ke Hotel Gardena murah kan?” tanya gue iseng dengan nada dan muka andelan, buka mata hingga sebulat bola pingpong dan tarik bibir selebar mungkin tersenyum super ramah, supaya dapet harga murah bo (tingkat keberhasilan 100%). Dan inget percakapan dengan staf hotel Gardena kalau naik angkot atau ojek di Labuan bajo jauh dekat Rp. 5000,- maka gue pun langsung lanjut nyerocos ke si abang tukang ojek yang masih cengar-cengir,

 “Santai kita berdua yang langsing-langsing bayar normal lima ribu. Nah kalo yang segede gaban itu dua kali lipet. Ayo capcussss!”. Maka meluncurlah tiga ojek ngangkut 2 turis langsing dan 1 turis kurang langsing.

(Bersambung)

Iklan

About ceritaidfi

a shy guy who used to dream of becoming a world celebrity but then realized that exploring the world and sharing his stories and his smile to the world are so much more fun.

2 responses »

  1. hi,salam kenal. Saya br mau ke Komodo nih, lg cari2 info soal boat utk island hopping. Punya info yg bs di-share ga? Thanks ya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: