Pengumpan RSS

the journey

Posted on

 

Minggu, 04 April 2010 @ bandar udara Leonardo da Vinci/Fiumicino Roma Italia

 

Baru nyampe tadi pagi jam 7.50 flying with Singapore Airline SQ366 setelah menempuh penerbangan 12 jam dari Singapura belum lagi kalo ditambah dari Jakarta total terbang 14 jam sitambah transit selama hampir 3 jam di Changi airport….(silahjkan hitung sendiri)…. dan begitu nyampe airport di Italia masih harus nunggu beberapa jam karena tujuan dari airport adalah ke perugia dan busnya baru ada jam 12.30 phuhhhhh …

Tapi aku teh ta ngerasa capek. Yang ada sangat excited karena mungkin hati ini mengatakan kalao bakal ada hal besar yang bisa gue dapetin di itali ini jadi mau bagasi segede bagong ditambah backpack dnegna dua laptop (satu punya akuh dan satu lagi titipan temen di austria yg benerin laptonya pas dia berkunjung di indo beberapa bulan kemaren karena lebih murah tapi ternyata ketinggalan jadilah gue yg bawa plius beliau nitip sambel cabe maha pedas buat bekel di asutria dassaaar urang cibaduyut).

Ngomong tentang bagasi sebenernya pas di soekarna hatta airport dah mau dibongkar karena begitu sampe airport baru tau kalo maximum bagasi kelas ekonomi SQ Cuma 25kg sementara asumsi (ya asumsi karena gak punya timbangan jadi gak sempet ditimbang) kita bagasiku itu beratnya kira2 30 kg dengan isi terasi kemasan, gorangan tempe, oncom, sale pisang, indomie, sambel abc sachet plus sambel botol titipan maha berat ituh, minyak nyongnyong, bagelen (roti kering) bawean, kerupuk,…ihhhhh ini sebenrnya trip ke eropa atuh mau buka warung seeeeeh kebayang kalo semua itu dibongkar di soekarno hatta airport didepan orang-orang apalagi kalo musti dibongkar di bandara fiumicino ini … orang-orang mungkin akan melihat dan bertanya dalam hati “ih urang kampung timana sihhhh mawa mawa tarasi sagala?” … but thanks god ternyata hal itu tidak kejadian karena bagasiku setelah ditimbang ternyata 24,9kg aihhhh super tipisssss nyari ajah … padahal tadi sebelum check in sempet bilang “mah curiga iyeu mah bagasina lewat ti 30 kg…coba dikaluarkeun geura si tarasi, sambel, tempe dll teh” alhamdulillah ternyata aku tetep bisa dagang tarasi di italia …

Begitu masuk peswat(di JKT) kita-kita para penumpang udah disambut oleh para cabin crew yang ramah-ramah dan cantik-cantik dan mereka check satu persatu boarding pass para penu pang dan menyapa kami dengan menyebutkan nama termasuk namaku “halo welcome aboard Mr. PANCINI” … aih kenapa aku jadi tukang panci? Pun ketika masuk ke peswat di SIN para crew yang berbeda karena beda pesawat  tapi masih tetep dengan gaya yg ramah itu kembali menyapa(setelah check boarding pass)  “hai just turn right over there Mr. PANCINI!” … aihhhh namaku itu PANCANI bukan PANCINI!

Selama perjalanan dari SIN-ROM aku sebangku (alaaah kaya anak SD ajah) maksudnya duduk berdampingan dengan wisatawan asal Australia yang akan travelling bersama suami dan dua teman sekampung  keliling Italia dan Yunani terus akan Cruising dengan kapal pesiar di perairan Yunani (aiiiiih nikmatnya) … terus aku teh iseng nanya “hei since you’re form australia so i suppose you’ve ever been to Indonesia, right?” ternyata jawabannya “oh not yet”. kesian sekali tetangga dekat yang lebih memilih travelling jauh ke eropa padahal negeri kita sangat cantik (kaya gue yg udah ke australia ajah haha)

Aduh masih jam 10.35 waktu Fiumicino Airport (WFA) aihhhh biasanya WIB ato WIT ato WITA ternyata sekarang ada waktu baru WFA hahaha … tapi masih lama nih nunggu bus… barusan iseng-iseng ngobrol sama turis dari inggris yang atang bersama keluarga dan tampak mukanya kelelahan dan si bapak bilang gini “iya nih kita baru nyampe setelah terbang dua jam dan bangun dari jam 3 subuh karena rumah kami jauh dari airport!” ihhhh kerena ya si om dari inggris bisa bahasa indonesia (heheheh boong kan ini mah udah diterjemahin). Terus dia balik nanya “kamu sendiri dari mana?”, gue “dari Indonesia”, Mr. Inggris “wow pasti jauh sekali ya…berapa jam dari sana hingga bisa sampai di Roma?”, gue “from JKT-SIN 2 hours, SIN-ROM 12 hours not to mention 3 hours transit in SIN and 1,5 hours drive from mya house in Ciputat” …. Mr. Inggris “what…ciputat?” ahhhh dibahas si mister ….

Meskipun airportnya si Fiumicino ini termasuk kategori bapuk dan gak jauh beda sama Soekarna Hatta airport dari segi interior tempat ambil bagasi, ruang tunggu dll nya tapi yang seliwerannya beda boooo seger benerrrrrrr banyak supermodel jejadian yang seliweran hahahaha terus tukang taksipun keren-keren kalo di Indo mereka bisa jadi model iklan tuh ato gak jadi pemain sinetron …

Aih perut udah keroncongan neh …. andaikan ada Sundari Sukuco, LOH??? Cari makanan dulu ahhhhh …

 

Iklan

About ceritaidfi

a shy guy who used to dream of becoming a world celebrity but then realized that exploring the world and sharing his stories and his smile to the world are so much more fun.

One response »

  1. Ciao Idfi! Come stai??
    Pancani, Pancini, Panini ahh begitu banyak nama yang mirip.
    Moga2 se Italia juga tidak bersin2 karena nyium bau terasi kamuh hehehe..
    Cerita yg banyak di blog dong, fi..
    tiap hari klo bisa lo lapor ke blog..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: